Instrumen Pengumpulan Data



Instrumen Pengumpulan Data

Luhung Hikmawan
 1617201025
 Ekonomi Syariah A
 Statistika Ekonomi 
Dosen Pengampu : Mahardika Cipta Raharja SE., M.Si,


PENDAHULUAN
    Data merupakan salah satu hal yang penting dalam melakukan sebuah penelitian. Ada berbagai macam data yang digunakan dalam penelitian. Untuk memperoleh data yang berasal dari lapangan, seorang peneliti harus menentukan terlebih dahulu metode pengumpulan data yang akan digunakan. Tentu saja, metode ini disesuaikan dengan kemampuan responden yang akan diteliti. Dalam kegiatan pengumpulan data, perlu adanya sebuah instrument yang baik dan mampu mengambil informasi dari objek atau subjek yang diteliti. Untuk mencapai tujuan itu seorang peneliti dapat membuat instrument tersebut. Disamping itu, mereka juga dapat menggunakan instrument yang telah ada dan sudah dimodifikasi agar memenuhi persyaratan yang baik bagi suatu instrument penelitian.Untuk lebih memahami metode pengumpulan data dan instrument penelitian, maka dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut tentang metode pengumpulan data dan instrument yang digunakan dalam sebuah penelitian.


Jenis-jenis Instrumen
Berdasarkan teknik pengumpulan data, instrumen penelitian terdiri dari:
a.   Tes (test)
Tes sebagai instrumen pengumpul data adalah serangkaian pertanyaan ayau latihan yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.
Adapun beberapa macam tes instrumen pengumpul data, antara lain:
1.   Tes kepribadian (personal test).
2.   Tes bakat (talent test).
3.   Tes prestasi (pencapaian sesuatu)/(achievement test).
4.   Tes intelegensi (tingkat intelektual).
5.   Tes sikap (attitude test).
b.   Kuisioner (angket)
Kuisioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Kuisioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang diharapkan responden. Di samping cocok digunakan bila jumlah responden cukup besar, dan tersebar di wilayah yang luas.
Angket dibedakan menjadi dua jenis yaitu angket terbuka dan angket tertutup.
1.   Angket terbuka (angket tidak berstruktur) adalah angket yang disajikan dalam bentuk sederhana sehingga responden dapat memberikan isian sesuai dengan kehendak dan keadaannya.
Contoh.
1.   Bagaimanakah pendapat tentang dibentuknya Dewan Sekolah……?
2.   Apakah saudara pernah mengikuti Diklatpim Tingkat 3? Jika pernah, bagaimana komentar saudara?
2.   Angket tertutup (angket berstruktur) adalah angket yang disajikan dalam bentuk sedemikian rupa sehingga responden diminta untuk memilih satu jawaban yang sesuai dengan karakteristik dirinya dengan memberikan tanda silang (x) atau tanda check list (Ö). Check list atau daftar cek adalah suatu daftar yang berisi subjek dan aspek-aspek yang diamati.
Contoh: Cara memberikan tanda silang (x)
1.   Apakah saudara termasuk dosen yang aktif menulis?
a) Ya                  b) Tidak
Jika ya, sudah berapa buku yang saudara tulis dan terbitkan per tahun?
a) 2-5 buku          c) 11-15 buku
b) 6-10 buku       d) 16-20 buku
Sugiyono (dalam Uma Sakaran,1992) mengemukakan beberapa prinsip dalam penulisan angket sebagai teknik pengumpulan data yaitu:
a.   Isi dan tujuan pertanyaan.
b.   Bahasa yang digunakan.
c.   Tipe dan bentuk pertanyaan.
d.   Pertanyaan tidak mendua.
e.   Tidak menanyakan yang sudah lupa.
f.    Pertanyaan tidak menggiring.
g.   Panjang pertanyaan.
h.   Urutan pertanyaan.
i.    Prinsip pengukuran.
j.    Penampilan fisik angket.
c.   Wawancara (interview)
Wawancara adalah suatu cara pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya dan lebih mendalam pada responden yang jumlah sedikit. Sutrisno Hadi (1986) mengemukakan bahwa anggapan yang perlu dipegang oleh peneliti dalam menggunakan metode interview dan juga kuisioner adalah sebagai berikut:
1.   Responden adalah orang yang paling tahu tentang dirinya.
2.   Responden dapat dipercaya.
3.   Responden dan peneliti memiliki interpretasi yang sama tentang pertanyaan-pertanyaan.
Berdasarkan sifat pertanyaan, wawancara dapat dibedakan atas:
1.   Wawancara terstruktur
Wawancara terstruktur adalah teknik pengumpulan data dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah tersusun. Dengan wawancara terstruktur ini setiap responden diberi pertanyaan yang sama.
2.   Wawancara tidak terstruktur
Wawancara tidak terstruktur adalah wawancara yang bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya. Pedoman wawancaranya berupa garis-garis besar permasalahan yang ditanyakan.
Dalam melakukan wawancara baik yang dilakukan dengan face to face maupun dengan pesawat telepon akan selalu terjadi kontak pribadi, oleh karena itu harus memahami situasi dan kondisi responden.
d.   Observasi (Pengamatan)
Sutrisno Hadi (1986) mengemukakan bahwa observasi merupakan suatu proses kompleks, suatu proses yang tersusun dari perbagai proses biologis dan psikologis. Observasi adalah melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian bersifat perilaku dan tindakan manusia, fenomena alam, proses kerja dan penggunaan responden kecil.
Dari segi proses pelaksanaan pengumpulan data, observasi dapat dibedakan menjadi:
1.   Observasi berperan serta
Dalam observasi ini, peneliti terlibat dengan kegiatan sehari-hari dengan orang yang diamati.
2.   Observasi non partisipant
Dalam observasi ini, peneliti hanya sebagai pengamat independen.
e.   Dokumentasi
Dokumentasi adalah ditujukan untuk memperoleh data langsung dari tempat peneliti, meliputi buku-buku yang relevan, peraturan-peraturan, laporan kegiatan film dokumenter dan data lain yang relevan.
f.    Rating scale (skala bertingkat)
Rating scale adalah teknik pengumpulan data dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang berisi skala yang bertingkat yang harus dipilih dengan cara melingkari (0). Pada rating scale, data mentah yang didapat berupa angka kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif.




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERANAN STATISTIKA DALAM EKONOMI DAN BISNIS

TEKNIK SAMPLING DALAM STATISTIK

Mengenal Angka Indeks Relatif Sederhana