STATISTIK DALAM DUNIA BISNIS


STATISTIK DALAM DUNIA BISNIS




Ditya Winingsih 

(1617201012) 

Matakuliah Statistika

Dosen Pengampu : Mahardika Cipta Raharja, S.E., M.Si.



A.    Peran Statistik
Kita ketahui sendiri bahwa dalam dunia pendidikan ilmu statistik selalu berkaitan dengan data-data numerik. Banyaknya rumus yang rumit dan sulit dipahami membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai kegunaan ilmu statistik itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Namun pada kenyataanya, di dunia yang modern ini ilmu statistik memiliki peran yang sangat banyak.
Pemerintah telah menggunkan statistika untuk menilai hasil pembangunan masa lalu dan juga untuk membuat rencana masa depan. Dalam dunia penelitia atau riset juga menggunakan penilaian dengan statistika. Hal ini digunakan untuk menentukan cara yang tepat jika digunakan dalam penelitian selanjutnya. Statistik juga membantu dalam menentukan faktor antara satu faktor dengan yang lainnya. Selain itu, statistik juga diperlukan dalam bidang pengetahuan teknik, industry, ekonomi, astronomi, bisnis, sosiologi, pemerintahan, meteorology dan pengetahuan sosial lainnya.

B.     Statistik Dalam Dunia Bisnis
Banyak ilmuan yang memberikan definisi dan deskripsi yang berbeda-beda mengenai statsitik. J.Supranto mengatakan bahwa statistik adalah suatu ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta cara pengambilan kesimpulan secara umum berdasarkan hasil penelitian yang tidak menyeluruh (sampel). Sedangkan Sudjana berpendapat bahwa statistik adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan, penganalisian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan penganalisian yang dilakukan.[1] Berdasarkan pendapat dua ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa statistik merupakan bagian dari matematika yang khusus mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu pengumpulan, pengolahan penganalisian, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentuk angka-angka.
Sebagai orang ekonomi, sangat dianjurkan untuk mendalami ilmu statistik. Statistik akan membantu mereka menyelesaikan pekerjaan dan juga permasalahan yang selalu berkaitan dengan data yang berupa angka-angka, karena data itulah yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Tedapat tiga elemen[2] untuk setiap keputusan yang akan diambil, yaitu alternative, keadaan alamiah, dan payoff. Alternative atau tindakan merupakan pilihan yang tersedia bagi pengambil keputusan. Entah itu pilihan untuk melanjutan atau menggantinya dengan yang lain. Kemudian ada keadaan memaksa yang merupakan kejadian yang akan terjadi di masa depan dan tidak dapat dikendalikan. Sedangkan yang terahir yaitu payoff atau hasil, dimana hasil tersebut akan dibutuhkan untuk membandingkan setiap kombinasi dari alternative dan keadaan alamiah.
 Setelah pengambian keputusan maka kita akan memperoleh data dan dari data itulah kita dapat mengetahui gambaran tentang sesuatu keadaan atau persoalan. Misalnya saja untuk memperoleh gambaran mengenai produksi barang yang dihasilkan oleh perusahaan. Maka kita dapat membuat sebuah hipotesis untuk menguji data dari sampel, apakah hipotesis yang kita buat dapat diterima atau justru malah ditolak.  Oleh kerena itu,  dari hipotesis sebelumnya kita akan mengetahui kemampuan perusahaan untuk kedepannya. Jika memang hipotesis tersebut diterima, maka sebuah perusahaan akan terus menambah produksinya. Namun jika hipotesis tersebut ditolak maka perusahaan dapat mengambi sebuah keputusan untuk memberhentikan produksi demi kelangsungan bisnis itu sendiri.
Alangkah lebih baiknya sebelum memulai sebuah bisnis, perlu dibuat rancangan ataupun strategi untuk mendukung keberhasilan usaha mereka. Tentu sangat dibutuhkan data-data ataupun sampel dari tahun sebelumnya dalam proses perencanan agar apa yang direncanakan sesuai dengan kemampuan yang ada. Karena apabila suatu perencanaan yang tidak sesuai dengan kemampuan yang ada maka akan berakibat fatal bagi kelangsungan hidup bisnis tersebut sehingga  perencanaan sukar dilaksanakan. Data hasil ramalan atau hipotesis akan memberikan gambaran mengenai sesuatu di masa yang akan datang, apakah bisa untuk dilakukan atau lebih baik ditinggalkan saja. Misalnya, perencanaan produksi harus selalu disesuaikan dengan kemampuan menjual yang dicerminkan dengan ramalan penjualan, perencanaan daerah pemasaran harus disesuaikan dengan daya beli masyarakat setempat yang tercermin dalam ramalan daya beli.
Dengan kita memahami statistik, rencana dan ramalan dapat dibuat sebaik mungkin sehingga kemungkinan akan kerugian sangat kecil.[3] Hal ini disebabkan karena statistik dengan analisis korelasinya akan mempertimbangkan seberapa besar hubungan antara masing-masing variabel yang akan diramalkan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Disamping itu, dengan statistik perubahan yang akan terjadi dapat diatasi sedini mungkin. Para manejer juga dapat mengambil keputusan yang lebih baik dengan data statistik, karena gambaran tentang kemampuan perusahaan bisa diketahui trendnya. Data statistik dapat digunakan Untuk mengetahui besarnya produksi yang dihasilkan oleh perusahaan, jumlah penjaualan, persentase barang yang laku dan barang yang tidak laku, lama waktu yang diperlukan untuk mengerahkan produk, frekuensi pembeli membeli produk, serta tingkat kepuasaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. Data statistik tersebut sangat diperlukan oleh pimpinan peruasahaan atau para manajer dalam membuat suatu keputusan.
Namun tidak semua data bisa dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan oleh manejer perusahaan, karena data itu sendiri memiliki syarat-syarat tertentu untuk dapat dikatakan sebagai data yang baik dan layak untuk dijadikan dasar dalam analisis statistik nantinya. Untuk mendapatkan perencanaan dengan tingkat kesalahan (standar error) yang kecil maka data yang dikumpulkan harus memenuhi 5 syarat yakni obyektif, representative (mewakili), kesalahan baku (standar baku) kecil, tepat waktu (up to date), dan relevan. Sebuah data yang salah apabila terus menerus digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan justru malah merusak dan mempengaruhi keberhasilan perusahaan.

C.     Kesimpulan
Jadi kita ketahui, segala kegiatan perusahaan tidak bisa lepas dari peranan ilmu statistik. Ada dua kegunaan data bagi lembaga bisnis (perusahaan) yaitu untuk mengetahui (memperoleh gambaran) tentang suatu keadaan atau permasalahan yang dihadapi perusahaan dan untuk memecahkan masalah atau membuat keputusan. Selanjutnya, statistik digunakan oleh perusahaan untuk mendapatkan data yang benar-benar berkualitas sehingga output yang dihasilkan dari pengolahan data tersebut juga merupakan output yang berkualitas. Dengan statistik, diharapkan kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam perencanaan bisa diminimalisir.








DAFTAR PUSTAKA

Sudjana.  2005. Metode Statistika. Bandung: Tarsito. 
Lind, Marchar dan Wathen. 2008. Teknik-Teknik Statistika dalam Bisnis dan Ekonomi. Jakarta: Selembar Empat.




[1] Prof. DR. Sudjana, M.A., M.SC., Metode Statistika (Bandung: Tarsito, 2005), hlm. 3.
[2] Lind, Marchar dan Wathen, Teknik-Teknik Statistika dalam Bisnis dan Ekonomi (Jakarta: SelembarEmpat, 2008), hlm. 388.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKNIK SAMPLING DALAM STATISTIK

PERANAN STATISTIKA DALAM EKONOMI DAN BISNIS

Mengenal Angka Indeks Relatif Sederhana