Teknik sampling
Teknik sampling
oleh :
FRIZEAY
1617201017
4 EKONOMI SYARI’AH A
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Melakukan penelitian, sudah pasti kita banyak memerlukan
individu-individu sebagai sumber data. Dalam melakukan pengumpulan data harus
disesuaikan dengan tujuan yang telah direncanakan, sasaran penelitian, hasil
penelitian yang diharapkan serta teknik pengambilan data. Data untuk penelitian
dapat diperoleh dari hasil sensus, pengamatan, dan pengukuran pada sample, dan
dari percobaan dengan satu atau berbagai perlakuan. Pengambilan sampel
(sampling) dari populasi merupakan
proses utama dalam statistika induktif. Sampling dilakukan karena seorang
peneliti tidak mungkin meneliti seluruh populasi, apalagi jika populasi
tersebut relatif cukup besar. Dengan mengambil sampel seorang peneliti dapat
menghemat biaya dan waktu dalam melakukan penelitian.
Penarikan sampel merupakan proses pemilihan sejumlah
elemen dari populasi, sehingga dengan mempeljari sampel, suatu pemahaman
karakteristiksubjek sampel akan dimungkinkan untuk menggeneralisasi
karakteristik elemen populasi. Untuk menentukan sampel yang akan digunakan
dalam penelitian, terdapat berbagai teknik sampling yang dipakai. Karakteristik
populasi seperti µ (rata-rata populasi/mean),
(population standar deviation) dan
2 (population variance)
disebut parameter pupolasi. Kecenderungan-kecenderungan pusat, dispersi dan
statistika-statistika lainnya dalam suatu sampel yang diteliti diperlukan
sebagai pendekatan-pendekatan terhadap kecenderungan-kecenderungan pusat,
dispersi dan parameter-parameter lainnya dalam populasi.
Istilah pengambilan sampel merujuk pada strategi-strategi
atau metode-metode yang memungkinkan kita mengambil sebagai atau subbagian dari
suatu kelompok yang lebih besar dan menggunakannya sebagai dasar untuk membuat
kesimpulan.1e dasar untuk membuat kesimpulan. Hal ini sejalan dengan tujuan
penelitian yaitu ingin menggeneralisasikan populasi yang didasarkan pada
pengamatan atau observasi terhadap sampel.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian populasi dan sample?
2. Apakah yang dimaksud dengan teknik sampling?
3. Apa saja teknik yang digunakan dalam pengambilan sample penelitian?
C. Tujuan Pembuatan Makalah
1. Menguraikan pengertian populasi dan sampel
2. Menguraikan pengertian teknik sampling
3. Menjelaskan teknik-teknik pengambilan sampel
Pembahasan
A.
pengertian populasi dan sample
Populasi atau sering juga disebut adalah keseluruhan atau totalitas objek
yang diteliti yang ciri-cirinya akan diduga atau ditaksir. Populasi dalam
penelitian (penelitian komunikasi) bisa berupa orang (individu, kelompok,
organisasi, komunitas, atau masyarakat)
maupun benda, misalnya jumlah terbitan media massa, jumlah artikel dalam media
massa, jumlah rubrik, dan sebagainya (terutama jika penelitian kita menggunakan
teknik analisis isi. Ciri-ciri populasi disebut parameter (rata-rata, ragam,
modus, atau range). Populasi penelitian terdiri dari populasi sampling dan
populasi sasaran. Populasi sampling adalah keseluruhan objek yang diteliti. Sedangkan
populasi sasaran (target populasi) yaitu populasi yang menjadi sasaran
pengamatan atau populasi dari mana suatu keterangan akan diperoleh.
Sample adalah sebagian unsur populasi yang dijadikan
objek penelitian itu disebut sampel. Sampel atau juga sering disebut contoh
adalah wakil dari populasi yang ciri-cirinya akan diungkapkan dan akan
digunakan untuk menaksir ciri-ciri populasi. Jika kita menggunakan sampel
sebagai sumber data, maka yang akan kita peroleh adalah ciri-ciri sampel bukan
ciri-ciri populasi, tetapi ciri-ciri sampel itu harus dapat digunakan untuk
menaksir populasi.
B.
Teknik sampling
merupakan
metode atau cara menentukan sample dan besar sample.
1)
Probability sampling atau disebut juga sampel random (sampel
acak)
adalah
sampel yang pengambilannya berlandaskan pada prinsip teori peluang, yakni
prinsip memberikan peluang yang sama kepada seluruh unit populasi untuk dipilih
sebagai sampel.
a) Teknik Sampling Random Sederhana (Simple
Random Sampling)
Sampel
acak sederhana adalah sebuah sampel yang diambil sedemikian rupa sehingga
setiap unit penelitian atau satuan elementer dari populasi mempunyai kesempatan
yang sama untuk dipilih sebagai sampel. Peluang yang dimiliki oleh setiap unit
penelitian untuk dipilh sebagai sampel sebesar n/N, yakni ukuran sampel yang
dikehendaki dibagi dengan ukuran populasi.
b)
Teknik
Sampling Random Sistematik (Systematic Random Sampling)
Apabila ukuran populasinya sangat besar, hingga tidak
memungkinkan dilakukan pemilihan sampel dengan cara pengundian.
c)
Teknik
Sampling Random Berstrata (Stratified Random Sampling)
Teknik sampling ini digunakan apabila populasinya tidak
homogen (heterogen). Makin heterogen suatu populasi, makin besar pula perbedaan
sifat-sifat antara lapisan
tersebut.
d) Teknik Sampling Random Klaster (Cluster
Random Sampling)
Teknik ini digunakan apabila ukuran populasinya tidak
diketahui dengan pasti, sehingga tidak memungkinkan untuk dibuatkan kerangka
samplingnya, dan keberadaannya tersebar secara geografis atau terhimpun dalam
klaster-klaster yang berbeda-beda.
2)
Nonprobability
sampling atau sampel nonrandom (sampel tak acak)
adalah
sampel yang pengambilannya didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan tertentu
(bisa pertimbangan penelitian maupun pertimbangan peneliti).
I. Sampling sistimatik
Merupakan teknik sampling berdasarkan urtan anggota
populasi yang telah diberi nomor urut. Populasi dibagi dengan ukuran sampel
yang diperlukan (n) dan sampel diper0leh dengan cara mengambil setiap subjek
ke-n.
II.
Sampling wilayah
Merupakan bentuk
sampling klaster dalam suatu wilayah. Suatu kota yang menunjukan
wilayah-wilayah dapat dijadikan dasar pembentukan sampel wilayah dan
selanjutnya bisa diperoleh data dari penduduk yang berada dalam wilayah-wilayah
tertentu.
III.
Sampling kemudahan
Prosedurnya adalah
dengan langsung menghubungi unit-unit sampling yang mudah dijumpai seperti
mahasiswa, para jama’ah, rekan-rekan, tetangga dan orang-orang disekitar kita.
Digunakan untuk mengfuji kuesioner atau digunakan dalam penelitian eksplorasi.
IV.
Sampling pertimbangan
Merupakan bentuk
penarikan sampel nonprobabilitas yang didasarkan pada kriteria-kriteria
tertentu. Kendala yang dihadapi dalam penggunaan sampling ini adalah tuntutan
danya kejelian dari peneliti dalam mendefinisikan populasi dan membuat
pertimbangan.
V.
Sampling kuota
Prinsipnya adalah
karakteristi-karakteristik relevanyang menjelaskan dimensi-dimensi populasi.
VI.
Sampling bola salju
Merupakan suatu
metode penarikan sampel yang dalam hal ini responden yang berhasil diperoleh
diminta menunjukan responden lainnya secara berantai. Dimulai dari ukuran
sampel kecil, semakin lama semakin besar seperti halnya boala salju yang
menggelinding menuruni lereng gunung atau bukit.
Kesimpulan
Dalam
melakukan suatu penelitian, umumnya kita mempunyai biaya, waktu dan man power
yang terbatas. Karena itu kita tidak dapat meneliti semua unit dari populasi,
cukup hanya sebagian saja (sampel). Dalam hal ini kita perlu lebih dahulu
menetapkan sifat dari populasi, apakah homogen atau heterogen. Berdasarkan ini
kita dapat mengambil salah satu cara tersebut di atas, juga dengan
memperhatikan tujuan penelitian. Dengan mengikuti petunjuk-petunjuk cara
pengambilan sampel, sampel akan menggambarkan karakteristik dari populasinya. Teknik sampling dapat dilakukan dengan
dua cara yaitu: Probability sampling atau disebut juga sampel random (sampel acak) dan Nonprobability sampling atau sampel nonrandom (sampel tak acak). Dimana kedua
teknik diatas dapat digunakan untuk pengambilan sampel dalam melakukan
penelitian yang akan dilakukan untuk
mendapatkan kesimpulan.
DAFTAR PUSTAKA
Adi, Tri Nugroho dalam http://www.komunikasi.unsoed.ac.id/sites/default/files/Populasi%2C
Sampel.pdf diakses pada Rabu, 16 April
2018, pukul 08.36 WIB.
Martono, Nanang. 2010. Metode
Penelitian Kuantitatif. Jakarta : PT. RAJAGRAFINDO PERSADA.
Nurgiantoro, Burhan, Gunawan, dan
Marzuki 2002. Statistik Terapan untuk Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial.
Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.
Wiroatmodjo, Piran. 2009. Dasar
Penelitian dan Statistika. Jakarta : Universitas Indonesia.
Dr. H. Rohmad, M.Pd, Supriyanto,
M.Si 2015. Pengantar Statistika. Yogyakarta
: Kalimedia.
Komentar
Posting Komentar