UJI HIPOTESIS DESKRPTIF DAN CARA UJI CHI SQUARE
UJI HIPOTESIS DESKRPTIF DAN CARA UJI CHI SQUARE
Oleh:
NAMA : SLAMET PAMUJI
NIM : 1522201107
JURUSAN : 4 EKONOMI SYARIAH A
TUGAS : STATISTIK II
PENDAHULUAN
Uji hipotesa adalah prosedur yang memungkinkan untuk menentukan apakah menerima atau menolak hipotesa. Apabila kita menolak sebuah hipotesa, padahal seharusnya kita menerima hipotesa tersebut,maka dikatakan telah terjadi kesalahan jenis I dan jika menerima sebuah hipotesa padahal seharusnya ditolak, dikatakan bahwa telah terjadi kesalahan jenis II. Dengan mempelajari uji hipotesis mahasiswa diharapkan bisa melakukan atau mengambil keputusan yang tepat. Karena pada dasarnya uji hipotesis merupakan suatu proposisi atau anggapan yang mungkin benar dan sering digunakan sebagai dasar pembuatan keputusan. Pembuatan keputusan ini didasari dengan hasil uji terlebih dahulu mengunakan data hasil observasi.
Sedangkan Uji square ialah Hipotesis nol dalam uji square ini adalah perbedaan antara sampel dan matriks kovarian yang diestimasi adalah nol sedangkan hipotesis alternatifnya menyatakan ada perbedaan antara sampel dan matriks kovarian yang diestimasi.
PEMBAHASAN
Hipotesa deskripstif
Hipotesis deskriptif adalah dugaan tentang nilai suatu variabel mandiri, tidak membuat perbandingn atau hubungan. Sebagai contoh, bila rumusan masalah penelitian sebagai berikut ini, maka hipotesis (jawaban sementara) yang dirumuskan adalah hipotesis deskriptif. Dalam perumusan hipotesis statistik, antara hipotesis nol (Ho)dan hipotesis alternative (Ha) selalu berpasangan, bila salah satu ditolak, maka yang lain pasti diterima sehingga dapat dibuat keputusan yang tegas, yaitu kalau Ho ditolak pasti Ha diterima. Hipotesis statistic dinyatakan melalui simbol-simbol.
Contoh pernyataan yang dapat dirumuskan hipotesis deskriptif-statistiknya
Suatu perusahaan minimum harus mengikuti ketentuan, bahwa salah satu unsur kimia hanya boleh dicampurkan paling banyak 1%.
Dengan demikian rumusan hipotesis statistik adalah : 𝐻0: 𝜇 ≤ 0,01 𝐻𝑎: 𝜇 > 0,01. Suatu bimbingan tes menyatakan bahwa murid yang dibimbing di lembaga itu, paling sedikit 90% dapat diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Rumusan hipotesis statistik adalah : 𝐻0: 𝜇 ≥ 0,90 𝐻𝑎: 𝜇 < 0,90
Untuk dapat memutuskan apakah H0 ditolak atau diterima, maka diperlukan kriteria tertentu dengan nilai tertentu baik dari hasil perhitungan maupun hasil dari tabel. Kedua hasil tersebut dibandingkan.
Langkah-langkah dalam pengujian hipotesis deskriptif (satu sampel)
Menghitung rata-rata data
Menghitung sipangan baku
Menghitung nilai t-hitung (atau z-hitung)
Mencari nilai t table (atau z table)
Menggambar kurva
Meletakkan kedudukan t-hitung dan t-tabel dalam kurva yang telah dibuat
Membuat keputusan pengujian hipotesis
Uji square
satu sampel adalah tehnik statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis bila dalam Chi square kuadrat populasi terdiri atas dua atau lebih klas dimana data berbentuk nominal dan sampelnya besar. Hipotesis nol dalam uji square ini adalah perbedaan antara sampel dan matriks kovarian yang diestimasi adalah nol sedangkan hipotesis alternatifnya menyatakan ada perbedaan antara sampel dan matriks kovarian yang diestimasi. Jika nilai chi squares lebih besar dari chi square kritis maka kita menolak hipotesis nol dan sebaliknya jika nilai chi square lebih kecil dari chi square kritisnya maka kita menerima hipotesis nol. Meskipun uji statistika chi square adalah prosedur uji statistika, uji chi square ini sangat sensitif terhadap jumlah sampel. Jika sampel terus kita tambah biasanya di atas 200 sampel maka nilai chi square akan terus naik sehingga ada kecenderungan untuk menolak hipotesis nol. Sebaliknya jika jumlah sampel berkurang bisanya dibawah 100 maka nilai chi square akan menurun sehingga ada kecenderungan untuk menerima hipotesis nol.
Untuk dapat membuat keputusan tentang hipotesis yang diajukan diterima atau ditolak, maka harga chi kuadrat tersebut perlu di bandingkan dengan chi kuadrat tabel dengan dk dan taraf kesalahan tertentu. Dalam hal ini berlaku ketentuan bila chi kuadrat hitung lebih kecil dari tabel, maka Ho diterima dan apabila lebih besar atau sama dengan harga tabel maka Ho ditolak.
Langkah-langkah uju chi square dengan SPSS
Buka program spss, setelah spss terbuka klik variable view, pada bagian name nomer 1, tuliskan gender, untuk nomer 2 tuliskan pendidikan. Pada bagian bagian decimal ganti angka 0, selanjutnya pada bagian label tuliskan jenis kelamin untuk nomer 1 dan tingkat pendidikan untuk nomer 2.
Selanjutnya klik pada bagian values untuk nomer 1, muncul kotak dialog dengan nama value labels, dibagian value ketikan 1, kemudian diabagian label tuliskan laki laki lalu klik add. Kemudian di bagian value ketikan 2, pada bagian label tuliskan perempuan lalu klik add, dan klik ok.
Jika sudah berhasil pada tahap persiapan input data , langkah selanjutnya klik data view. Kemudian isikan kode data yang sudah di buat tadi.
Lalu, dari menu spss pilih menu analyze, pilih descriptive statistic, lalu pilih crosstabs
Muncul kotak dialog dengan nama crosstabs, masukan variable jenis kelamin ke kotak row(s), masukan variable tingkat pendidikan ke kotak column (s)
Lalu, klik statistic, muncul kotak dialog dengan nama crosstabs:statistic,berikan tanda centang pada bagian chi square lalu klik continue. Dan klik ok.
PENUTUP
Hipotesis deskriptif adalah dugaan tentang nilai suatu variabel mandiri, tidak membuat perbandingn atau hubungan. Sebagai contoh, bila rumusan masalah penelitian sebagai berikut ini, maka hipotesis (jawaban sementara) yang dirumuskan adalah hipotesis deskriptif.
Chi square adalah satu sampel adalah tehnik statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis bila dalam Chi square kuadrat populasi terdiri atas dua atau lebih klas dimana data berbentuk nominal dan sampelnya besar. Hipotesis nol dalam uji square ini adalah perbedaan antara sampel dan matriks kovarian yang diestimasi adalah nol sedangkan hipotesis alternatifnya menyatakan ada perbedaan antara sampel dan matriks kovarian yang diestimasi.
SUMBER REFERENSI
Widarjono,Agus,2010,Analisis Statistik Multivariat Terapan,Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Managemen
Sugiyono, 2014, Statistik Untuk Penelitian, Bandung: Pt Alvabeta
Boedhono dkk, 2008, Teori Dan Aplikasi Statistika Dan Probabilitas, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Komentar
Posting Komentar